
Diperparah lagi dengan rusaknya waduk, sehingga air yang mengalir tidak bisa di atur melalui waduk tersebut. Dari lima kecamatan yang terendam banjir, hanya tinggal di kecamatan Tanjung pura dan kecamatan Hinai, yang hingga saat ini masih terendam banjir. Sedangkan untuk tiga kecamatan lainnya, banjir sudah surut total.
Di kecamatan Hinai, banjir sudah terlihat surut, namun puluhan rumah di desa Cempa, masih terlihat terendam banjir. Namun jika di hari kemarin, ketinggian air memang sudah terlihat surut.
Ibnu, salah seorang korban banjir yang masih bertahan di pengungsian mengungkapkan, dirinya belum kembali kerumah disebabkan rumahnya masih tergenang air banjir.
"Kami masih bertahan di pengungsian ini karena rumah kami masih terendam air banjir, makanya kami masih tetap bertahan di posko ini," katanya.
Warga yang rumahnya terendam banjir, mengungsi ke posko posko pengungsian semenjak hari Rabu yang lalu.
Bahkan, sejumlah warga yang mencoba kembali kerumah, terpaksa harus kembali ke posko pengungsian, karena tingginya air banjir.[rgu]
KOMENTAR ANDA