
Sekda Provinsi Sumatera Utara, Hasban Ritonga mengatakan penempatan para pengikut Gafatar pada unit-unit jajaran TNI ini untuk memudahkan pembinaan mereka.
"Nantinya kalau ada pertemuan face to face akan lebih terkonsentrasi, begitu juga pemahaman wawasan kebangsaan dan pembinaan keagamaan mereka sesuai aqidah," katanya.
Hasban menjelaskan, saat tiba di Medan pada pengikut ini akan langsung diarahkan ke tempat penampungan mereka yang sifatnya sementara tersebut. Pemerintah menurutnya akan memberikan perhatian khusus bagi mereka terutama yang sudah sempat menjual harta bendanya untuk biaya mereka dalam menjalankan program Gafatar.
"Kita akan telusuri harta kekayaan mereka. Bila memang nanti sudah tidak ada harta bendanya kita akan kaji penanganannya," ujarnya.
Terkait status pegawai negeri yang sebelumnya mengikuti Gafatar, Hasban mengaku pihaknya tidak bisa menerapkan perbedaan perlakuan sehingga undang-undang ASN tetap akan diterapkan kepada mereka.
"Saksi bagi PNS yang tidak masuk karena mengikuti Gafatar sama dengan yang lainnya. Penerapan hukumannya sama," demikian Hasban.[rgu]
KOMENTAR ANDA