Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho menginformasikan bahwa telah terjadi bencana longsor di Dusun Karang Sulu, Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, dini hari tadi (Kamis, 3/12).
Longsor terjadi lantaran hujan deras terus mengguyur desa tersebut sejak kemarin hingga pagi tadi.
"Diperkirakan sebanyak 18 orang yang sedang berada di pondok kebun tertimbun longsor hingga ketinggian 5 meter. Sebanyak 20 unit rumah semi permanen sebagai pondok kebun dan satu unit rumah permanen juga tertimbun longsor," jelas Sutopo dalam pesan singkat yang dipancarluaskan, beberapa saat tadi.
Menurutnya, belasan orang tersebut berada di pondok kebun untuk menunggu kebun durian. "Hingga saat ini 3 orang sudah berhasil dievakuasi dalam kondisi tewas," lanjut Sutopo.
Dia menambahkan, material longsor merupakan runtuhan tebing berupa tanah, batu napal, dan beberapa pohon besar. Akses menuju lokasi cukup sulit dilakukan, apalagi material longsor cukup tebal sehingga diperlukan alat berat.
"BPBD Bengkulu Utara bersama TNI, Polri, SKPD, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat masih melakukan penanganan darurat untuk evakuasi korban longsor. Koordinasi dan pendirian posko telah dilakukan. Pendataan masih dilakukan," demikian Sutopo.[rgu/rmol]
KOMENTAR ANDA