
Komandan KRI Cut Nyak Dien Letkol Laut (P) Fajar Trio Rohadi mengatakan, kejadian ini berawal saat kapal lain milik Bea Cukai mengalami kerusakan berat di perairan Belawan. Awak kapal dengan nomor lambung 9002 itu kemudian berkoordinasi dengan kapal Bea Cukai lain yang tengah patroli bernomor lambung 7003.
"Saat bergerak membantu, kapal itu menabrak benda keras yang diduga bangkai kapal yang beberapa bulan sebelumnya tenggelam. Akibatnya, kapal mengalami kerusakan lambung depan sebelah kanan dan tenggelam," katanya.
Kapal tersebut disebut tenggelam di sekitar kawasan karamnya kapal barang pengangkut besi, KM Kumala Indah yang karam pada Selasa (24/3) lalu. Dalam kejadian tersebut, tiga ABK ditemukan tewas dan enam lainnya masih hilang.[rgu]
KOMENTAR ANDA