
"Kita tanggap tentang kebutuhan mereka untuk melaksanakan sholat, sebab di pengungsian belum ada tersedia tempat itu," kata Ketua MRI Karo, Susanto Ginting, Rabu (10/6/2015).
Sebelumnya MRI ACT aktif menggelar Trauma Healing (Konseling Trauma) kepada anak-anak pengungsi Sinabung. Hal ini dilakukan agar anak-anak tersebut tidak jenuh di pengungsian dan mereka tetap ceria ditengah banyaknya persoalan akibat bencana Sinabung.
"Apalagi beberapa diantara mereka akan mengikuti ujian, tentu hal ini sangat perlu," ujarnya.
Saat ini terdapat sekitar 2.700 pengungsi akibat erupsi Sinabung. Mereka berasal dari desa-desa yang terletak pada radius 7 kilometer dari Gunung tertinggi di Sumatera Utara tersebut.[rgu]
KOMENTAR ANDA