
"Selain kapal yang kita kerahkan, ada juga kapal nelayan yang ikut mencari," katanya sesaat lalu.
Ia menjelaskan, pencarian hari pertama ini dilakukan dengan menggunakan deteksi sonar disekitar titik koordinat 3 54' 52" Lintang Utara, dan 98 46' 48 " Bujur Timur, yang disinyalir menjadi lokasi karamnya kapal tersebut. Sejak karam pada Selasa (24/3/2015) lalu, objek kapal ini menurutnya terus bergerak.
"Objeknya bergerak, makanya kita melakukan pencarian dengan menggunakan deteksi sonar," jelasnya.
Diketahui, kapal kargo KM Kumala Endah karam setelah menabrak bangkai kapal disekitar buoy 2 perairan Belawan. Pihak Kesyahbandaran Utama Belawan menyatakan, insiden ini dipicu kesalahan Nakhoda kapal yang tidak mengikuti alur pelayaran di perairan tersebut.[rgu]
KOMENTAR ANDA