
Tak sedikit dari para perawat pasien ebola menerima sanksi diskriminasi karena dianggap membawa bibit ebola tatkala kembali dari medan pekerjaan.
Rebecca Johnson misalnya. Perawat Sierra Leone itu sempat terinveksi virus, ketika memberikan pertolongan kepada orang yang mengidap ebola. Meski kini sudah pulih seperti sedia kala, namun Johnson tetap terkucil dan mendapat perlakuan diskriminasi.
Kisah mengenai pengalaman Johnson ini membuat Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Ban Ki-moon prihatin dan akhirnya mengeluarkan desakan kepada negara agar menghapus stigma buruk kepada relawan medis yang dikrim untuk penangan ebola.
"Seharusnya tidak ada diskriminasi bagi mereka yang telah bekerja atau membantu mengatasi ebola. Orang-orang yang memberikan semuanya atas kemauan sendiri," kata Ban kepada para pejabat PBB di Conakry. [hta]
KOMENTAR ANDA