
"Pelatihan ini sudah kami anggarkan di APBD tahun ini. Untuk biaya pelatihannya sebesar Rp76 juta. Efektif atau tidaknya pelatihan ini, minimal mengurangi kepanikan penghuni gedung lah," ungkapnya kepada medanbagus.com, Jum'at (21/11/2014).
Lebih lanjut Andi menambahkan, untuk pelatihan ini baru kali pertama dilakukan. Akan tetapi idelanya pelatihan ini dilakukan minimal dua kali dalam setahun. Begitupun, semua keputusan akan kebutuhan pelatihan ini sepenuhnya ada ditangan Ketua DPRD Medan.
"Untuk kebutuhan alat pasca pelatihan ini, belum kita anggarkan. Belum tahu kedepannya bagaimana. Yang penting ini dulu kita laksanakan," pungkasnya.
Meskipun kegiatan yang dilakukan di gedung DPRD Medan ini berupa kegiatan positif, namun sangat disayangkan tidak melibatkan suluruh oknum yang beraktivitas di gedung ini. Namun Andi mengaku pada berita sebelumnya, pelatihan ini akan digelar kembali pada waktu yang berbeda, dengan melibatkan seluruh oknum yang beraktivitas di gedung ini.[rgu]
KOMENTAR ANDA