
13 orang terdiri dari 8 orang turis asing dan 5 orang ABK dan guide. Korban ditemukan nelayan dalam kondisi terapung di perairan dengan menggunakan pelampung.
13 orang yang ditemukan adalah:
1. Yatman Ammen asal Belanda.
2. A. Princes asal Italia.
3. Fabio asal Italia.
4. Oriona asal Italia.
5. Lisa asal Jerman.
6. Trobert asal Belanda.
7. Maria Fiona asal Belanda.
8. Dio Carolina asal Jerman.
9. M. Nujun asal Lombok (nahkoda kapal).
10. Sali asal Lombok (ABK).
11. Roni asal Lombok (ABK).
12. Wahyu asal Lombok (guide).
13. Yan asal Lombok (guide).
"Saat ini semuanya masih dirawat di Puskesmas Sape," katanya.
Saat ini dua orang turis asing masih dalam pencarian. Dengan demikian, dari 25 penumpang kapal yang tenggelam 23 telah ditemukan selamat dan 2 orang masih dalam pencarian.
Tim SAR gabungan dari Basarnas, Kantor SAR Mataram, SAR Bima, BPBD Kabupaten Bima, TNI, Polri, BPBD NTB, relawan dan nelayan masih melakukan pencarian.
Sebelumnya sebuah kapal wisata Forcase Ikan Biru Star yang mengangkut turis tenggelam di perairan Sangeang Pulo, sebelah timur Gunung Sangengapi, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu (16-8-2014) pukul 20.00 Wita. Diperkirakan kapal bocor akibat menabrak karang kemudian tenggelam. Kapal bertolak dari Lombok menuju Pulau Komodo.[rgu]
KOMENTAR ANDA