
"Kami akan turut menjadi pihak yang mengadukan pelanggaran pemilu dari masyarakat yang masuk kepada kami," katanya di Sekretariat Kontras Sumut, Jalan Brigjend Katamso, Gg Bunga, Selasa (8/4/2014).
Mereka mensinyalir, warga yang ada di Sumatera Utara banyak yang menemukan pelanggaran pemilu. Namun, mereka takut untuk mengadukannya secara individual. Padahal, pelanggaran-pelanggaran yang terjadi menurutnya sangat rawan memicu konflik pemilu.
"Kami khawatir berbagai pelanggaran yang terjadi akan memicu konflik pada saat pemilu," ungkapnya.[rgu]
KOMENTAR ANDA