
"Sekarang ini masyarakat cenderung memilih bukan berdasarkan primordialisme lagi, namun mereka sudah lebih melihat visi misi," katanya saat menuju Bandara KUala Namu menggunakan Kerea Api Bandara.
Ada beberapa alasan bagi Anis Matta menyampaikan hal tersebut. Dimana menurutnya dalam tesisnya ia mempelajari berbagai kecenderungan pemilih saat ini. SAlah satu yang paling menonjol yakni semakin meningkatnya persentase pemilih yang memberikan suaranya tanpa melihat aspek primordialisme. Selain itu, banyaknya pemilih muda yang tidak lagi memiliki afiliasi ideologi yang kuat juga mendorong masyarakat cenderung menjadi pemilih yang hanya melihat visi dan misi calon pemimpinnya.
"Itu jadi bahan tesis saya juga," ujarnya.
Diketahui dari 3 calon presiden yang dipersiapkan oleh PKS, 2 diantaranya berasal dari suku Jawa yakni Hidayat Nur Wahid dan Ahmad Heryawan. Hasil dari pemilihan raya internal PKS 29-30 November 2013 lalu memperlihatkan, Hidayat Nur Wahid mengungguli perolehan suara 2 capres lainnya dimana perolehan suaranya mencapai 50.567 suara. Hanya saja berdasarkan provinsi, Anis Matta unggul di 18 provinsi sedangkan Hidayat hanya 14 provinsi dan Ahmad Heryawan 1 provinsi.[rgu]
KOMENTAR ANDA