
"Jika diperhitungkan ke rupiah, kerugian para petani berkisar Rp 40.139.532.000. Dan yang lain diperkirakan terjadi penurunan produksi sebesar 30 persen," kata Kadis Pertanian Sumatera Utara, M Roem kepada wartawan, Selasa (26/11/2013).
Menurut M Roem, dari data yang mereka miliki, pertanaman yang terkena erupsi Gunung Sinabung seluas 27.003 hektar dimana seluas 1.370 Ha diantaranya diperkirakan alami puso.
Mengantisipasi persoalan ini, Pemprovsu meminta Kementerian Pertanian untuk ikut membantu kerugian yang dialami para petani.
"Usulan Pemprovsu telah disetujui Kemenpertanian untuk membantu bibit jeruk seluas 250 ha dan 70 ha bibit sayuran di APBD 2014 nanti," pungkasnya. [ded]
KOMENTAR ANDA