
"Barang bukti selongsongan peluru/gas air mata yg ditembakkan ke dalam masjid. Demi membela pengusaha. Perlawanan masih berlanjut. Kami masih terkepung dalam masjid," tulis Anwar Bakti saat mengunggah foto selongsongan peluru yang dikumpulkan dalam piring plastik berwarna merah.
Menurut Anwar, puluhan jemaah dari kaum ibu menjadi korban akibat tembakan gas air mata tersebut. "Wajah dan dada kami seperti terbakar. Puluhan kaum ibu merasakan itu. Uang rakyat dijadikan alat untuk menembak rakyat," kecam Anwar. [ded]
KOMENTAR ANDA