
Selain menyemburkan abu vulkanik setinggi sekitar 4 ribu meter ke udara, dari kawah gunung tersebut juga terlihat munculnya material pijar berupa awan panas yang meluncur sejauh 1 km ke arah Tenggara.
Meski mengarah ke Desa Berastepu yang ada disisi Tenggara gunung, namun semburan tersebut tidak mencapai desa yang berjarak sekitar 4,5 Km dari puncak Sinabung.
"Luncuran awan panas dari beberapa kali terjadinya erupsi mencapai 1000 meter atau 1 km," kata Kepala Sub Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api, PVMBG, Minggu (10/11/2013).
Data yang diperoleh erupsi hari ini dimulai pukul 02.22 WIB, kemudian pukul 03.53 Wib, disusul erupsi pukul 05.00 WIB, kemudian 07.16 WIB, lalu pukul 08.32 WIB serta pukul 08.55 WIB yang disusul erupsi pukul 09.17 WIB dan terakhir pukul 09.31. WIB.
Dengan tingginya intensitas erupsi tersebut maka gunung masih dinyatakan dalam status Siaga atau level III. Para pengungsi masih belum diperbolehkan pulang.
Sebelumnya pemerintah juga sudah memperpanjang masa tanggap darurat bencana Sinabung hingga 16 November mendatang. Hal ini tidak terlepas dari aktivitas erupsi yang masih terus meningkat. [ded]
KOMENTAR ANDA