
Penutupan akses jalan tersebut dilakukan dengan memasang palang dari bambu di tengah jalan dan dijaga personil TNI. Setiap warga yang hendak pulang diberi penjelasan agar mereka sadar bahaya yang mengancam.
"Ini demi keselamatan mereka juga," kata Komandan Rayon Militer 05/Payung Kapten Inf J Samosir, Kamis (7/11/2013).
Data yang didapatkan, penutupan akses tersebut dilakukan pada jalan menuju Desa Suka Meriah, Kecamatan Payung dan di Desa Mardinding Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo.
Camat Payung, Tony Sembiring mengaku hal ini membuat aparat pemerintah Karo semakin terbantu, sebab meski aktivitas Sinabung terus meningkat, masih banyak warga yang kerap pulang meskipun hanya sebentar saja.
"Ada saja mereka yang beralasan melihat ternak atau ladang, kalau sudah begini kan keselamatan mereka lebih terjamin," ujarnya.
Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung terus meningkat sepekan belakangan, sehingga statusnya dinaikkan dari waspada (level II) menjadi siaga (level III) sejak Sabtu (2/11/2013).
Letusan itu melontarkan material berupa asap dan abu yang membubung hingga ketinggian 7.000 meter. [ded]
KOMENTAR ANDA