
Dalam orasinya, Ketua Umum Ikadi Sumut Muhammad Sofyan Saha mengatakan, tindak kekerasan junta militer Mesir yang melakukan pembantaian dan pembunuhan kepada masyarakat saat melakukan aksi damai sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan demokrasi.
"Kami meminta militer Mesir mengembalikan posisi Muhammad Mursi sebagai Presiden yang terpilih secara demokratis tanpa syarat," ungkapnya, Minggu (18/8/2013) di bundaran Mejestik.
Lebih lanjut Sofyan Saha menyatakan, PBB, Amerika dan dunia Barat agar tidak melakukan standar ganda dalam menyikapi perkembangan politik militer Mesir.
Tidak hanya itu, masa juga meminta lembaga-lembaga kemanusiaan internasional menyeret pelaku kekerasan, pembunuhan dan pembantaian rakyat sipil ke peradilan.
"Menyikapai persoalan ini, Presiden Republik Indonesia harus mengambil langkah diplomatik dan memberikan perlindungan kepada masyarakat Mesir dan Indonesia yang ada disana dengan alasan kemanusiaan," tambahnya.
Sebelum membubarkan diri, massa pengunjukrasa juga meminta masyarakat Indonesia mendo'akan perjuangan sipil Mesir dalam mengembalikan Muhammad Mursi sebagai Presiden yang sah.[hta]
KOMENTAR ANDA