
''Nilai tukar rupiah cenderung stabil pagi ini, peluang untuk menguat cukup terbuka setelah adanya kepastian kenaikan harga BBM,'' kata Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, kemarin.
Dia menambahkan nilai tukar dolar AS juga cenderung melemah terhadap mayoritas mata uang dunia, kemungkinan disebabkan oleh ketidakpastian program stimulus bank sentral AS yang membuat obligasinya mendapatkan tekanan jual.
''Kondisi itu berujung pada pelemahan indeks dolar AS,'' katanya.
Namun, lanjut dia seperti dikutip dari liputanbisnis, perlu diwaspadai juga terhadap investor asing yang masih berusaha keluar dari negara berkembang (emerging markets) hingga situasi menjadi lebih jelas terhadap kebijakan moneter the Fed.
''Pasar akan menantikan hasil rapat kebijakan Bank sentral AS yang akan mengadakan rapat pekan ini,'' katanya.[ans]
KOMENTAR ANDA