
Demikian disampaikan bekas Menteri Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra saat dihubungi Rakyat Merdeka Online, Minggu (11/10).
"Harus dievaluasi secara menyeluruh," kata Yusril.
Di sisi lain, ia pun meminta agar Menteri Amir pro aktif mencuci dosanya sehingga membuat malu Presiden SBY.
"Kan sekarang grasi sudah diberikan, lalu apa salahnya jika ia berinisatif memberikan pertimbangan agar grasinya ditolak?. Meskipun nantinya ditolak Presiden, kan tidak apa-apa. Namanya juga usul. Setidaknya ini bisa jadi cuci dosa Menteri Amir," sambungnya. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA