
Hal itu ditegaskan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi dalam keterangannya kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (9/11).
Sudi pun meminta Mahfud menjelaskan kepadanya, bahkan kalau perlu juga kepada Presiden atas tuduhan itu.
"Saya berharap tuduhan itu disertai dengan bukti-bukti dan keterangan lain yang mendukungnya," sambungnya.
Di hadapan Allah SWT dan rakyat Indonesia, Sudi dan semua yang berada di lingkaran Istana siap menerima sanksi apapun jika terbukti melakukan penyimpangan dan dianggap di bawah pengaruh mafia narkoba.
"Sebaliknya, jika saudara Mahfud tidak bisa menjelaskan dan membuktikan tuduhannya, secara kesatria tentu harus menerima sanksi yang sama," tegasnya.
Namun demikian, Sudi berharap semua pihak bisa menyelesaikan masalah ini secara terbuka dan tuntas. "Ini harus dilakukan demi martabat dan kehormatan kami semua, yang bertugas di lembaga kepresidenan," demikian Sudi. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA