post image
KOMENTAR
Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memberikan grasi kepada dua gembong narkoba, Denny dan Ola dikecam Jusuf Kalla. Sikap ini dinilai akan membuat gembong-gembong narkoba lainnya semakin berani menyebarkan barang haram itu di Indonesia. Dengan kata lain, para gembong narkoba akan semakin mencintai SBY.

Demikian disampaikan Jusuf Kalla selepas peluncuran buku Misbakhun bertajuk 'Melawan Takluk' yang berlangsung di Hotel Atlet Century, Jakarta (Senin, 15/10).

"Kan kalau naik pesawat terbang, terus suka dibilangin jangan bawa narkoba, kalau bawa terus ditangkap, nanti hukumannya mati. Namun kalau hukuman mati itu ternyata tidak terjadi, maka para gembong narkoba itu akan makin berani (menyebarkan narkoba di Indonesia)," komentar JK.

Mantan Wakil Presiden RI pun mengatakan, ketika negara-negara lain sangat concern atas pemberantasan narkoba, Indonesia malah memberi grasi pada oknum-oknum penyebar barang haram itu.

"Negara-negara lain seperti Malaysia dan Singapura memberlakukan hukuman mati untuk gembong narkoba, ini karena narkoba benar-benar merusak masyarakat. Dengan pemberian grasi ini maka akan mengurangi ketakutan para gembong-gembong narkoba," sambungnya. [rmol/hta]

Pertamina Turunkan Harga Beberapa Produk BBM Non Subsidi

Sebelumnya

PHBS Sejak Dini, USU Berdayakan Siswa Bustan Tsamrotul Qolbis

Berikutnya

KOMENTAR ANDA

Baca Juga

Artikel Peristiwa