
Dikonfirmasi isu tersebut, Gubernur DKI Jakarta terpilih itu tak mau menjawab secara pasti apakah betul atau tidak.
"Itu kewenangan penuh di saya selaku Gubernur. Kalau itu ya bolehlah. Kalau wartawan ya nggak boleh. Keputusan ada di Gubernur," ungkap Jokowi enteng di sela-sela acara silaturrahmi dengan Fraksi PDI Perjuangan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/10).
Artinya Anda mengganti Kepala-kepala Dinas?
"Kenalan saja belum, masak mau ganti. Kenalan dulu dong. Ketemu. Ketemu muka. Habis itu baru urusan ganti-mengganti," jawabnya.
Jokowi pun menjawab rahasia, saat ditanya apakah perombakan itu akan ia lakukan setelah pelantikan. "Itu rahasia," jawabnya singkat. [rmol/hta]
KOMENTAR ANDA