
“Padahal dokumen sudah lengkap, rekaman percakapan antara Pollycarpus dengan mantan Deputi 5 Badan Intelijen Negara, Muchdi PR pun sudah diperdengarkan. Bahkan keduanya sudah ditahan meski akhirnya dibebaskan. Namun ya begitu, kasus ini seolah sengaja dibuat macet,” ujar Koordinator Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (Kasum), Chairul Anam, Jumat (14/9) dalam acara dari Sahabat Untuk Munir, Warung Apresiasi Bulungan.
Dia menambahkan kasus ini kian buram setelah sejumlah saksi perlahan menghilang.
“Sejumlah saksi seperti Ongen raymond Latuihamolo pun sudah tak dibicarakan lagi. Padahal dia termasuk orang terakhir yang melihat Munir hidup di Bandara Changi, Singapura,” tandas dia. [hta]
KOMENTAR ANDA